Tahukah kamu? Bagaimana mengelola Infomasi dengan baik?

 Assalamualaikum Guys!

Pada blog kali ini aku akan membahas tentang pemanfaatan Teknologi Informasi dengan baik .
Hati-Hati dengan informasi ! Informasi bisa membuat  hidup kita mudah bisa juga membuat kita celaka. Ada orang masuk penjara karena men-tweet atau memposting suatu status di media sosial, tak jarang juga terjadi permusuhan antar kelompok hanya karena informasi yang mengadu domba. Berita, fakta, prasangka, gosip, fitnah, bercampur aduk, kalau tak pandai memilah bisa bahaya .


Bagaimana seharusnya kita mengelola informasi ?

1. Tabayyun ( Konfirmasi )

Allah berfirman: Dalam Al-Quran , Surat Al-Hujurat ayat 6.
 
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن جَآءَكُمۡ فَاسِقُۢ بِنَبَإٖ فَتَبَيَّنُوٓاْ أَن تُصِيبُواْ قَوۡمَۢا بِجَهَٰلَةٖ فَتُصۡبِحُواْ عَلَىٰ مَا فَعَلۡتُمۡ نَٰدِمِينَ ٦ 


Artinya : Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
Kadang ketika kita mendapat Informasi dari orang lain, tanpa berfikir panjang kita langsung membagikannya kepada orang lain tanpa mengkonfirmasinya  terlebih dahulu. Itulah sifat dasar kita, malas mengecek informasi. Karena itu suatu informasi bisa menyebar begitu cepat tak terbendung, konon ketika kabar baik  baru menyebar beberapa km, kabar buruk sudah melesat mengelilingi bola dunia .Ketika suatu informasi sudah menyebar akan sulit membendungnya.

2. Zhan ( Prasangka )
Kadang Informasi yang kita terima mengandung prasangka. Jika kabar itu benar maka itu  Ghibah, jika kabar itu salah maka itu fitnah. Makanya tidak ada pilihan, jadi kita jangan ikut -ikutan menyebarkannya.
Allah juga berfirman , dalam Al-Quran surat An Najm ayat 28

َمَا لَهُم بِهِۦ مِنۡ عِلۡمٍۖ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّۖ وَإِنَّ ٱلظَّنَّ لَا يُغۡنِي مِنَ ٱلۡحَقِّ شَيۡ‍ٔٗا ٢٨ 


Artinya : Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran.
Prasangka sendiri berasal dalam bahasa inggris berasal dari kata Pre Judice . Pre artinya sebelum, dan Judice yang artinya menghukum. Jadi, Prasangka adalah menghukum orang sebelum kita tahu
informasi yang lengkap.

3. Bicara yang baik atau DIAM

Taqwa itu seperti orang yang berjalan diantara duri duri jadi selalu berhati hati agar tidak terkena duri. Demikianlah sikap yang bertaqwa terhadap informasi , tak asal percaya dan berfikir 1000 kali sebelum menyebarkannya. Jika kita mudah menerima dan mengirim semua informasi yang kita lihat dan benar , maka menurut Rasul kita ini termasuk orang pendusta.

Cukuplah seseorang itu dikatakan sebagai  PENDUSTA, kalau dia menceritakan semua yang dia dengar. ( HR. Muslim)
Sebelum mengeshare berita tanyakan pada dirimu tentang beberapa hal berikut :
1. Apakah berita ini benar ? apakah saya sudah mengkonfirmasi kebenaran berita ini?
2. Apakah ini Fakta apa Prasangka ?
3. Jika memang berita ini fakta dan benar apakah  perlu disebarkan?Apakah ada orang yang merasa          tersakiti dengan berita ini?
4. Apakah berita ini memberi kebaikan atau justru menyulut permusuhan?

Selanjutnya ,
























No comments